Pada bab ini kalian akan belajar tentang cara menjaga kebersihan pakaian dan menjaga kesehatan tubuh dengan cara beristirahat. Setelah mempelajari materi berikut ini, kalian diharapkan dapat menjaga kebersihan pakaian dan menjaga kesehatan tubuh masing- masing.
AA.. AA.. A. KKeebbeerrssiihhaann PPaakkaaiiaann KKeebbeerrssiihhaann PPaakkaaiiaann Kebersihan Pakaian
Pakaian berguna untuk melindungi tubuh kita, seperti melindungi dari udara dingin, panas matahari, kotoran, serta debu. Kebersihan pakaian harus selalu kita perhatikan. Pakaian yang bersih akan terbebas dari kuman penyakit, sehingga pakaian yang dikenakan akan terasa nyaman di badan. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai syarat pakaian yang memenuhi kesehatan, antara lain:
1. Tidak merusak kulit.
2. Tidak terlalu sempit.
3. Mudah dicuci dan mudah dirapikan.
Berikut ini berbagai cara untuk menjaga kebersihan pakaian. Cobalah kamu menerapkan cara berikut, agar pakaianmu selalu bersih.
1. Pakaian sehabis dipakai sebaiknya dicuci (dibersihkan).
2. Jangan menaruh pakaian yang sudah dipakai ke dalam lemari. Jika perlu gantungkan pakaian yang sudah dipakai di luar kamar.
3. Sediakan tempat khusus untuk baju, sepatu, topi, dan lain-lain.
4. Kosongkan saku-saku pada baju atau celana.
5. Pakaian yang disimpan dalam lemari selalu dalam keadaan bersih dan kering.
Tugas
Cobalah kamu meneliti pakaian-pakaian yang kamu miliki! Apakah semuanya sudah memenuhi syarat-syarat kesehatan? Bandingkan jawabanmu dengan jawaban teman-temanmu!
45Bab 5 Budaya Hidup Sehat
BB.. BB.. B. KKeebbuuttuuhhaann TTiidduurr ddaann IIssttiirraahhaatt KKeebbuuttuuhhaann TTiidduurr ddaann IIssttiirraahhaatt Kebutuhan Tidur dan Istirahat
Gambar 5.2 Tidur dapat mengurangi kelelahan
Kesehatan jasmani dan rohani erat sekali hubungannya dan saling mempengaruhi satu sama lain. Oleh karena itu, menjaga kesehatan jasmani saja, tanpa memperhatikan kesehatan rohani akan terasa kurang sempurna. Terkadang ada orang yang tidak peduli dengan kesehatannya, karena terlalu berlebihan dalam beraktivitas, sehingga dapat merasa cepat lelah. Lelah adalah suatu keadaan di mana kemampuan kerja menurun. Lelah jasmani disebabkan timbunan zat-zat yang tidak berguna lagi (antara lain zat asam susu) sebagai hasil dari proses penguraian di dalam tubuh. Maka untuk menghilangkannya diperlukan istirahat atau tidur.
1. Hal-hal yang Terjadi Selama Tidur
Hal-hal yang terjadi selama tidur antara lain:
a. Menghilangkan zat-zat yang tidak diperlukan lagi yang tertimbun di dalam tubuh.
46 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
b. Memperbaiki bagian-bagian tubuh yang usang atau rusak.
c. Menghentikan aktivitas-aktivitas yang tidak utama (gerak tubuh, berpikir, dan lain-lain).
d. Menurunkan atau melambatkan aktivitas-aktivitas yang utama (jantung, pernapasan dan lain-lain). e. Selama tidur aktivitas saraf dan jiwa berkurang, karena aliran darah ke otak berkurang.
f. Suhu tubuh menurun.
2. Lamanya Tidur
Lama tidur yang baik untuk anak-anak setiap harinya adalah delapan jam. Akan tetapi ada orang dewasa yang tidur kurang dari delapan jam atau ada pula yang bahkan lebih dari delapan jam.
3. Hal-hal yang Mengakibatkan Gangguan Tidur
Beberapa hal yang dapat mengakibatkan gangguan tidur, antara lain:
a. Suara-suara yang keras.
b. Cahaya lampu yang terlalu terang.
c. Pikiran yang tidak tenang.
d. Kerja fisik atau kerja pikiran yang terlalu keras.
e. Perut kosong atau terlalu kenyang.
4. Pertolongan bagi Orang yang Susah Tidur
Pertolongan yang dapat diberikan kepada orang yang susah tidur, antara lain: a. Mandi dengan air hangat sebelum tidur. b. Makanlah makanan yang banyak mengandung vitamin dan garam mineral, misalnya sayuran dan buah-buahan. c. Melakukan olahraga yang teratur. d. Selekas mungkin mendapatkan penyelesaian dalam suatu persoalan hidup.
47Bab 5 Budaya Hidup Sehat
Tugas
Setelah kalian membaca dan memahami materi di atas, sekarang coba lakukan kegiatan mencuci satu potong pakaian. Kemudian jemurlah pakaian tersebut hingga kering! Selanjutnya disetrika hingga kelihatan rapi. Lakukan latihan tersebut di rumah masing- masing. Mintalah orang tua atau kakak kalian untuk mendampingi kegiatan ini.
Definisi kesehatan menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) adalah keadaan yang meliputi kesehatan fisik, mental dan sosial, dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. InfoMedia
Terapkanlah pola tidur sehat dengan mengikuti petunjuk berikut ini.
1. Biasakan kalian tidur tepat pada waktunya. Selain itu, bangunlah pula pada waktu yang sama.
2. Berolahragalah secara teratur, karena olahraga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
3. Ciptakan suasana yang nyaman, misalnya penerangan dibuat redup atau mendengarkan musik yang lembut.
4. Usahakan jangan tidur dalam keadaan lapar atau kekenyangan. Petunjuk Praktis
48 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
Uji Kompetensi
1. Kegunaan pakaian yaitu untuk melindungi tubuh, seperti melindungi dari udara dingin, panas matahari, kotoran, serta debu.
2. Beberapa syarat pakaian yang memenuhi kesehatan antara lain: a. Tidak merusak kulit b. Tidak sempit c. Mudah dicuci dan dirapikan.
3. Lelah adalah suatu keadaan di mana kemampuan kerja menurun. 4. Melakukan tidur atau istirahat bertujuan untuk melepas lelah.
Sabtu, 15 Juni 2013
GGeerraakk LLookkoommoottoorr JJaallaann ddaann LLaarrii GGeerraakk LLookkoommoottoorr JJaallaann ddaann LLaarrii Gerak Lokomotor Jalan dan Lari
Olahraga jalan dan lari merupakan beberapa contoh gerak lokomotor. Gerak jalan dan lari dapat disebut gerak lokomotor, karena gerak yang dilakukan oleh olahraga jalan dan lari adalah gerak berpindah tempat. Berikut ini akan dijelaskan tentang kombinasi jalan dan lari yang dilakukan dengan koordinasi gerak yang baik.
1. Jalan dengan Ujung Kaki Sambil Mengangkat Lutut kemudian Lari
Pernahkah kalian melakukan gerakan berjalan dengan satu kaki? Jika pernah, tentu kalian juga bisa melakukan gerakan jalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut kemudian lari. Cara melakukan gerakan tersebut yaitu:
a. Buatlah tiga buah garis dengan jarak masing-masing 10 meter.
b. Gerakannya: mulai berjalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut melewati garis pertama. Setelah melewati garis kedua larilah sekencang-kencangnya hingga mencapai dan melewati garis ketiga. Perhatikan gambar di bawah ini agar kalian dapat memahaminya!
Sumber: Tisnowati Tamat, dkk, 2005, halaman 2.26 Gambar 1.2 Jalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut kemudian lari
4 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
2. Jalan Cepat kemudian Lari
Jalan cepat kemudian lari dapat dilakukan dengan cara berikut.
a. Buatlah tiga buah garis berderet-deret horizontal dengan jarak 10 meter. Antara garis pertama dan kedua digunakan untuk jalan cepat. Sedangkan antara garis kedua dan ketiga digunakan untuk lari.
b. Gerakannya: lima orang anak bersiap-siap di baris pertama. Setelah aba-aba mulai, anak-anak jalan dengan cepat sampai ke garis II. Setelah sampai di garis II, larilah secepat-cepatnya ke garis III. Siapa yang paling cepat melewati garis ke III, dialah yang menjadi pemenang. Agar kalian dapat memahaminya, perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.3 Jalan cepat kemudian lari
3. Contoh Permainan Gerak Lokomotor
Permainan gerak lokomotor dapat dimainkan oleh seluruh siswa kelas 3. Contohnya yaitu permainan melalui terowongan dengan cara:
a. Kelas dibagi menjadi 2 kelompok, dan tiap kelompok berdiri satu- satu seperti tampak pada gambar.
b. Dengan aba-aba guru, anak yang berada paling belakang berjalan/ lari maju melewati di bawah tangan teman yang berdiri di depan.
c. Teman-teman berikutnya tidak menunggu apa-apa lagi, maju ke depan dengan jalan seperti yang telah dilakukan teman sebelumnya. d. Kelompok yang selesai lebih dahulu dinyatakan menang.
5Bab 1 Olahraga dan Permainan
Gambar 1.4 Permainan melalui terowongan
B. Gerak Non-Lokomotor Mengayun, Membungkuk, dan Menekuk
Berbagai macam contoh gerak non-lokomotor telah dipaparkan pada awal bab ini. Tetapi pada materi ini hanya akan membahas mengenai gerak non-lokomotor yang berupa gerak mengayun, membungkuk, dan menekuk. Pahamilah uraian berikut, agar kalian dapat mempraktikkannya.
1. Kombinasi Gerak (Non-Lokomotor) Mengayun Lengan ke Depan dan ke Belakang
Untuk dapat melakukan gerak (non-lokomotor) mengayun lengan ke depan dan ke belakang caranya sebagai berikut. a. Sikap awal: badan berdiri tegak, kedua kaki sedikit dirapatkan, kedua lengan di samping badan, pandangan ke depan.
6 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
b. Gerakannya: Hitungan
1: ayun kedua lengan ke depan lurus. Hitungan
2: ayunkan kembali kedua lengan dari depan ke belakang lurus melalui bawah di samping badan, lutut agak dibengkokkan. Hitungan
3: ayunkan kembali kedua lengan dari belakang ke depan lurus, melalui bawah di samping badan. Hitungan
4: ayunkan kembali kedua lengan dari depan ke belakang lurus, melalui bawah di samping badan. Demikian seterusnya, lakukan sebanyak 2 x 8 hitungan.
Gambar 1.5 Mengayun lengan ke depan dan ke belakang
2. Kombinasi Gerak (Non-Lokomotor) Membungkukkan Badan dan Menekuk Lutut
Gerak (non-lokomotor) membungkukkan badan dan menekuk lutut dapat dilakukan dengan cara berikut.
a. Sikap awal: badan berdiri tegak, kedua kaki sedikit dijarangkan, kedua lengan lurus ke depan, pandangan ke depan.
b. Gerakannya: Hitungan 1 : bungkukkan badan ke depan, kedua tangan sejajar bahu, jari-jari telapak tangan menyentuh lantai, kedua kaki tetap lurus, kepala mengikuti gerakan badan.
7Bab 1 Olahraga dan Permainan
Hitungan 2 : jongkok (menekuk lutut), tumit diangkat, kedua tangan sejajar bahu lurus ke depan. Hitungan 3 : kembali bungkukkan badan ke depan. Gerakan seperti pada hitungan pertama. Hitungan 4 : badan berdiri tegak, seperti pada sikap awal. Demikian seterusnya, lakukanlah sebanyak 2 x 8 hitungan.
Gambar 1.6 Membungkukkan badan dan menekuk lutut
3. Contoh Permainan Gerak Non-Lokomotor
Gerak non-lokomotor juga dapat dilakukan dalam bentuk permainan, misalnya permainan meniru pemimpin. Kalian dapat melakukan permainan gerak non-lokomotor bersama teman-teman sekelas. Caranya yaitu:
a. Anak-anak membuat lingkaran. Apabila tempatnya tidak memungkinkan bisa membentuk lebih dari 1 lingkaran.
b. Kemudian salah satu anak ditunjuk menjadi pemimpin dan berada di tengah-tengah lingkaran.
c. Anak yang berada di tengah lingkaran melakukan sesuatu di situ (misalnya: membungkukkan badan, menekuk lutut, atau mengayun lengan) dan anak yang lain harus menirunya.
8 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
Gambar 1.7 Permainan meniru pemimpin
C. Gerak Manipulatif Melempar, Menangkap, dan Menendang
Di bawah ini akan dibahas tentang berbagai macam gerak manipulatif yaitu: melempar, menangkap, dan menendang. Ketiga gerak tersebut terdapat dalam teknik dasar permainan dengan menggunakan bola. Pahamilah pembahasan berikut ini agar kalian dapat melakukan gerak manipulatif tersebut.
1. Melempar Bola
Melempar (passing) pada permainan bola tangan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
a. Melambungkan bola
b. Memantulkan bola Kedua cara melempar bola tersebut dapat dilakukan dengan satu tangan atau dua tangan, baik melemparkan bola yang dilakukan dari atas, dari samping, bawah, maupun dari belakang. Hal terpenting yang
9Bab 1 Olahraga dan Permainan
harus diperhatikan saat melempar adalah pandangan diarahkan ke tempat sasaran yang akan dituju. Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.8 Cara melempar bola
2. Menangkap Bola
Menangkap bola biasanya dilakukan dengan dua tangan. Berbagai macam cara menangkap bola yaitu:
a. Menangkap bola tinggi
b. Menangkap bola setinggi dada
c. Menangkap bola setinggi pinggang
d. Menangkap bola yang bergulir di tanah Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.9 Berbagai macam cara menangkap bola
10 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
3. Menendang Bola
Menendang bola dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
a. Menendang dengan kaki bagian dalam
b. Menendang dengan kaki bagian luar
c. Menendang dengan punggung kaki (kura-kura kaki penuh). Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.10 Cara menendang bola
4. Contoh Permainan Gerak Manipulatif
Gerak manipulatif (melempar bola) juga dapat dilakukan dalam bentuk permainan. Cara melakukan permainan gerak manipulatif sebagai berikut.
a. Seluruh siswa kelas dibagi menjadi beberapa kelompok dan susunan. Tiap kelompok menerima 3 buah bola kasti (dapat berbagai macam bola).
b. Siswa nomor 3 dari tiap kelompok bersiap-siap di belakang keranjang.
c. Dengan aba-aba guru, siswa nomor 1 mencoba melemparkan bola satu demi satu ke dalam keranjang. Kemudian dihitung jumlah bola yang masuk.
d. Siswa nomor 3 mengambil bola-bola tadi dan memberikannya kepada nomor 2.
11Bab 1 Olahraga dan Permainan
e. Siswa nomor 1 berdiri di belakang dan nomor 4 siap di dekat keranjang. Permainan berjalan terus hingga semua anggota mendapat giliran. Kelompok yang memiliki nilai paling banyak dinyatakan menang.
Sumber: M.Furqon, 2006, halaman 32
Gambar 1.11 Permainan melemparkan bola ke dalam keranjang
Tugas
Sudahkah kalian memahami cara melakukan permainan gerak manipulatif (melempar bola)? Jika sudah paham, cobalah kalian melakukan permainan tersebut bersama teman-teman sekelas!
Kegiatan berolahraga memiliki beberapa tujuan. Berikut ini ada empat tujuan olahraga.
1. Memelihara dan meningkatkan kesegaran jasmani.
2. Memelihara dan meningkatkan kesehatan.
3. Meningkatkan kegemaran berolahraga sebagai rekreasi.
4. Mencapai prestasi setinggi-tingginya. InfoMedia
12 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
1. Kemampuan gerak dasar dikategorikan menjadi 3, yaitu:
a. Gerak dasar non-lokomotor
b. Gerak dasar lokomotor
c. Gerak dasar manipulatif
2. Gerak dasar non-lokomotor adalah gerak yang dilakukan di tempat atau tidak berpindah tempat.
3. Gerak dasar lokomotor adalah gerak yang dilakukan dengan berpindah tempat.
4. Gerak dasar manipulatif adalah gerak untuk bertindak melakukan suatu bentuk gerak dari anggota tubuh secara lebih terampil.
5. Contoh gerak dasar lokomotor kombinasi jalan dan lari, yaitu:
a. Jalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut kemudian lari.
b. Jalan cepat kemudian lari.
6. Contoh gerak dasar non-lokomotor kombinasi mengayun, membungkuk, dan menekuk, yaitu:
a. Mengayun lengan ke depan dan ke belakang.
b. Membungkukkan badan dan menekuk lutut.
7. Contoh gerak dasar manipulatif melempar, menangkap, dan menendang, yaitu: a. Teknik melempar bola (passing)
b. Teknik menangkap bola (catching)
c. Teknik menendang bola
Olahraga jalan dan lari merupakan beberapa contoh gerak lokomotor. Gerak jalan dan lari dapat disebut gerak lokomotor, karena gerak yang dilakukan oleh olahraga jalan dan lari adalah gerak berpindah tempat. Berikut ini akan dijelaskan tentang kombinasi jalan dan lari yang dilakukan dengan koordinasi gerak yang baik.
1. Jalan dengan Ujung Kaki Sambil Mengangkat Lutut kemudian Lari
Pernahkah kalian melakukan gerakan berjalan dengan satu kaki? Jika pernah, tentu kalian juga bisa melakukan gerakan jalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut kemudian lari. Cara melakukan gerakan tersebut yaitu:
a. Buatlah tiga buah garis dengan jarak masing-masing 10 meter.
b. Gerakannya: mulai berjalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut melewati garis pertama. Setelah melewati garis kedua larilah sekencang-kencangnya hingga mencapai dan melewati garis ketiga. Perhatikan gambar di bawah ini agar kalian dapat memahaminya!
Sumber: Tisnowati Tamat, dkk, 2005, halaman 2.26 Gambar 1.2 Jalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut kemudian lari
4 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
2. Jalan Cepat kemudian Lari
Jalan cepat kemudian lari dapat dilakukan dengan cara berikut.
a. Buatlah tiga buah garis berderet-deret horizontal dengan jarak 10 meter. Antara garis pertama dan kedua digunakan untuk jalan cepat. Sedangkan antara garis kedua dan ketiga digunakan untuk lari.
b. Gerakannya: lima orang anak bersiap-siap di baris pertama. Setelah aba-aba mulai, anak-anak jalan dengan cepat sampai ke garis II. Setelah sampai di garis II, larilah secepat-cepatnya ke garis III. Siapa yang paling cepat melewati garis ke III, dialah yang menjadi pemenang. Agar kalian dapat memahaminya, perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.3 Jalan cepat kemudian lari
3. Contoh Permainan Gerak Lokomotor
Permainan gerak lokomotor dapat dimainkan oleh seluruh siswa kelas 3. Contohnya yaitu permainan melalui terowongan dengan cara:
a. Kelas dibagi menjadi 2 kelompok, dan tiap kelompok berdiri satu- satu seperti tampak pada gambar.
b. Dengan aba-aba guru, anak yang berada paling belakang berjalan/ lari maju melewati di bawah tangan teman yang berdiri di depan.
c. Teman-teman berikutnya tidak menunggu apa-apa lagi, maju ke depan dengan jalan seperti yang telah dilakukan teman sebelumnya. d. Kelompok yang selesai lebih dahulu dinyatakan menang.
5Bab 1 Olahraga dan Permainan
Gambar 1.4 Permainan melalui terowongan
B. Gerak Non-Lokomotor Mengayun, Membungkuk, dan Menekuk
Berbagai macam contoh gerak non-lokomotor telah dipaparkan pada awal bab ini. Tetapi pada materi ini hanya akan membahas mengenai gerak non-lokomotor yang berupa gerak mengayun, membungkuk, dan menekuk. Pahamilah uraian berikut, agar kalian dapat mempraktikkannya.
1. Kombinasi Gerak (Non-Lokomotor) Mengayun Lengan ke Depan dan ke Belakang
Untuk dapat melakukan gerak (non-lokomotor) mengayun lengan ke depan dan ke belakang caranya sebagai berikut. a. Sikap awal: badan berdiri tegak, kedua kaki sedikit dirapatkan, kedua lengan di samping badan, pandangan ke depan.
6 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
b. Gerakannya: Hitungan
1: ayun kedua lengan ke depan lurus. Hitungan
2: ayunkan kembali kedua lengan dari depan ke belakang lurus melalui bawah di samping badan, lutut agak dibengkokkan. Hitungan
3: ayunkan kembali kedua lengan dari belakang ke depan lurus, melalui bawah di samping badan. Hitungan
4: ayunkan kembali kedua lengan dari depan ke belakang lurus, melalui bawah di samping badan. Demikian seterusnya, lakukan sebanyak 2 x 8 hitungan.
Gambar 1.5 Mengayun lengan ke depan dan ke belakang
2. Kombinasi Gerak (Non-Lokomotor) Membungkukkan Badan dan Menekuk Lutut
Gerak (non-lokomotor) membungkukkan badan dan menekuk lutut dapat dilakukan dengan cara berikut.
a. Sikap awal: badan berdiri tegak, kedua kaki sedikit dijarangkan, kedua lengan lurus ke depan, pandangan ke depan.
b. Gerakannya: Hitungan 1 : bungkukkan badan ke depan, kedua tangan sejajar bahu, jari-jari telapak tangan menyentuh lantai, kedua kaki tetap lurus, kepala mengikuti gerakan badan.
7Bab 1 Olahraga dan Permainan
Hitungan 2 : jongkok (menekuk lutut), tumit diangkat, kedua tangan sejajar bahu lurus ke depan. Hitungan 3 : kembali bungkukkan badan ke depan. Gerakan seperti pada hitungan pertama. Hitungan 4 : badan berdiri tegak, seperti pada sikap awal. Demikian seterusnya, lakukanlah sebanyak 2 x 8 hitungan.
Gambar 1.6 Membungkukkan badan dan menekuk lutut
3. Contoh Permainan Gerak Non-Lokomotor
Gerak non-lokomotor juga dapat dilakukan dalam bentuk permainan, misalnya permainan meniru pemimpin. Kalian dapat melakukan permainan gerak non-lokomotor bersama teman-teman sekelas. Caranya yaitu:
a. Anak-anak membuat lingkaran. Apabila tempatnya tidak memungkinkan bisa membentuk lebih dari 1 lingkaran.
b. Kemudian salah satu anak ditunjuk menjadi pemimpin dan berada di tengah-tengah lingkaran.
c. Anak yang berada di tengah lingkaran melakukan sesuatu di situ (misalnya: membungkukkan badan, menekuk lutut, atau mengayun lengan) dan anak yang lain harus menirunya.
8 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
Gambar 1.7 Permainan meniru pemimpin
C. Gerak Manipulatif Melempar, Menangkap, dan Menendang
Di bawah ini akan dibahas tentang berbagai macam gerak manipulatif yaitu: melempar, menangkap, dan menendang. Ketiga gerak tersebut terdapat dalam teknik dasar permainan dengan menggunakan bola. Pahamilah pembahasan berikut ini agar kalian dapat melakukan gerak manipulatif tersebut.
1. Melempar Bola
Melempar (passing) pada permainan bola tangan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
a. Melambungkan bola
b. Memantulkan bola Kedua cara melempar bola tersebut dapat dilakukan dengan satu tangan atau dua tangan, baik melemparkan bola yang dilakukan dari atas, dari samping, bawah, maupun dari belakang. Hal terpenting yang
9Bab 1 Olahraga dan Permainan
harus diperhatikan saat melempar adalah pandangan diarahkan ke tempat sasaran yang akan dituju. Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.8 Cara melempar bola
2. Menangkap Bola
Menangkap bola biasanya dilakukan dengan dua tangan. Berbagai macam cara menangkap bola yaitu:
a. Menangkap bola tinggi
b. Menangkap bola setinggi dada
c. Menangkap bola setinggi pinggang
d. Menangkap bola yang bergulir di tanah Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.9 Berbagai macam cara menangkap bola
10 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
3. Menendang Bola
Menendang bola dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
a. Menendang dengan kaki bagian dalam
b. Menendang dengan kaki bagian luar
c. Menendang dengan punggung kaki (kura-kura kaki penuh). Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar 1.10 Cara menendang bola
4. Contoh Permainan Gerak Manipulatif
Gerak manipulatif (melempar bola) juga dapat dilakukan dalam bentuk permainan. Cara melakukan permainan gerak manipulatif sebagai berikut.
a. Seluruh siswa kelas dibagi menjadi beberapa kelompok dan susunan. Tiap kelompok menerima 3 buah bola kasti (dapat berbagai macam bola).
b. Siswa nomor 3 dari tiap kelompok bersiap-siap di belakang keranjang.
c. Dengan aba-aba guru, siswa nomor 1 mencoba melemparkan bola satu demi satu ke dalam keranjang. Kemudian dihitung jumlah bola yang masuk.
d. Siswa nomor 3 mengambil bola-bola tadi dan memberikannya kepada nomor 2.
11Bab 1 Olahraga dan Permainan
e. Siswa nomor 1 berdiri di belakang dan nomor 4 siap di dekat keranjang. Permainan berjalan terus hingga semua anggota mendapat giliran. Kelompok yang memiliki nilai paling banyak dinyatakan menang.
Sumber: M.Furqon, 2006, halaman 32
Gambar 1.11 Permainan melemparkan bola ke dalam keranjang
Tugas
Sudahkah kalian memahami cara melakukan permainan gerak manipulatif (melempar bola)? Jika sudah paham, cobalah kalian melakukan permainan tersebut bersama teman-teman sekelas!
Kegiatan berolahraga memiliki beberapa tujuan. Berikut ini ada empat tujuan olahraga.
1. Memelihara dan meningkatkan kesegaran jasmani.
2. Memelihara dan meningkatkan kesehatan.
3. Meningkatkan kegemaran berolahraga sebagai rekreasi.
4. Mencapai prestasi setinggi-tingginya. InfoMedia
12 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 3
1. Kemampuan gerak dasar dikategorikan menjadi 3, yaitu:
a. Gerak dasar non-lokomotor
b. Gerak dasar lokomotor
c. Gerak dasar manipulatif
2. Gerak dasar non-lokomotor adalah gerak yang dilakukan di tempat atau tidak berpindah tempat.
3. Gerak dasar lokomotor adalah gerak yang dilakukan dengan berpindah tempat.
4. Gerak dasar manipulatif adalah gerak untuk bertindak melakukan suatu bentuk gerak dari anggota tubuh secara lebih terampil.
5. Contoh gerak dasar lokomotor kombinasi jalan dan lari, yaitu:
a. Jalan dengan ujung kaki sambil mengangkat lutut kemudian lari.
b. Jalan cepat kemudian lari.
6. Contoh gerak dasar non-lokomotor kombinasi mengayun, membungkuk, dan menekuk, yaitu:
a. Mengayun lengan ke depan dan ke belakang.
b. Membungkukkan badan dan menekuk lutut.
7. Contoh gerak dasar manipulatif melempar, menangkap, dan menendang, yaitu: a. Teknik melempar bola (passing)
b. Teknik menangkap bola (catching)
c. Teknik menendang bola
Langganan:
Postingan (Atom)